TIPS MENGATUR KEUANGAN USAHA DENGAN BIJAK

  • TIPS MENGATUR KEUANGAN USAHA DENGAN BIJAK

Sebagai seorang pengusaha, mungkin kita tidak perlu memikirkan soal pensiun. Namun, tentunya kita juga harus bijak dalam mengatur keuangan agar dihari tua nanti kita tinggal memetik buah manis dari laba usaha yang telah kita dapatkan.

Untuk mempersiapkan rencana keuangan di masa depan, tak ada salahnya bila sebagai pengusaha kita mulai membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Berikut adalah lima jenis pengeluaran usaha yang harus Anda perhatikan dari sekarang.

1. Pengeluaran usaha yang mendesak dan penting

Yang termasuk dalam pengeluaran mendesak dan penting adalah kebutuhan primer seperti misalnya bahan baku produksi, sewa tempat usaha, tenaga kerja, dan beberapa biaya lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung operasional usaha setiap harinya. Kebutuhan ini tentu sangatlah vital karena menyangkut kehidupan bisnis kita sehari-hari. Bahkan, bisa dikatakan kita tidak dapat menghindari kepentingan tersebut dan harus didahulukan dibandingkan kepentingan lainnya.

2. Pengeluaran yang mendesak namun kurang penting

Beberapa pengeluaran yang termasuk di dalamnya yaitu mencari tambahan modal dengan cara berhutang ke lembaga keuangan (bank), memperbesar biaya operasional dengan mengambil kredit motor atau mobil untuk operasional usaha. Meski tujuannya baik, namun ketika kondisi keuangan usaha Anda belum stabil, maka sebaiknya hindari pengeluaran seperti ini. Sebab, resikonya terbilang masih cukup besar bagi para pemula di dunia usaha.

3. Pengeluaran yang penting namun tidak mendesak

Yang termasuk dalam biaya ini adalah pembelanjaan uang untuk ikut program asuransi. Walaupun ini penting, namun kebutuhannya tidak begitu mendesak. Jadi sebaiknya alokasikan uang Anda untuk keperluan usaha yang lebih mendesak sebelum akhirnya mengeluarkan dana usaha untuk bergabung dengan program-program asuransi, baik itu asuransi kesehatan, kendaraan, dan lain sebagainya.

4. Pengeluaran yang tidak penting dan tidak mendesak

Biaya ini seperti misalnya menggunakan uang usaha untuk membeli handphone, rumah, kendaraan pribadi, atau mengadakan perjalanan wisata bersama keluarga besar Anda. Meski pengeluaran ini tidak terlarang, namun sebaiknya pengadaan dana untuk hal tersebut dipenuhi setelah biaya yang lain telah terpenuhi.

5. Pengeluaran untuk program tabungan atau investasi

Kendati program investasi harus mulai dipikirkan oleh setiap pengusaha, namun sebaiknya biaya ini dikeluarkan setelah kebutuhan nomor 1, 2, dan 3 terpenuhi. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan nomor 4, Anda bisa menggunakan uang hasil investasi atau tabungan Anda.

Bila kita mengatur keuangan usaha dengan bijak, maka tidak menutup kemungkinan bila roda bisnis kita bisa terus berputar dan laba usaha yang didapatkan juga bisa diolah dengan maksimal.





Sumber : bisnisukm.com


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar