Tips Memajukan Bisnis Waralaba

  • Tips Memajukan Bisnis Waralaba

Di Indonesia sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yakni dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Dengan berjalannya waktu sistem ini berkembang pesat, maka pemerintah membuat peraturan yang tentang format waralaba pada tahun 1997.

Di negeri yang terkenal dengan jamrud katulistiwa ini sekarang sudah ada 1.000 lebih bisnis franchise yang berkembang dengan jumlah outlet sekitar 40.000, serta mampu menyerap tenaga kerja sekitar 700.000 sampai 1 juta orang setiap tahunnya. Ini menjadi salah satu bukti nyata bagi kita semua bahwasannya jumlah entrepreneur di negara kita semakin hari kian meningkat pesat

Kondisi ini tentunya tidak hanya memberikan kabar gembira bagi pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia, namun juga menginformasikan kepada kita semua bahwa peluang bisnis franchise di negara kita masih memiliki prospek pasar yang sangat bagus. Tidak ada salahnya bila Anda pun mulai merancang sebuah usaha dengan konsep yang cukup matang dan mengembangkan bisnis tersebut dengan sistem kemitraan.

Untuk membekali para pemula dalam mengembangkan bisnis kemitraan (franchise). Pada kesempatan kali ini akan kami informasikan empat siasat jitu agar bisnis franchise berkembang pesat:  

1. Analisa gerai yang sudah ada

Sebelum melakukan ekspansi dan memperbanyak jumlah gerai, pastikan Anda telah melakukan analisa internal untuk mengetahui seberapa besar kinerja gerai yang sudah ada. Apabila terbukti sudah ada sekitar 70% gerai Anda yang berhasil mencapai target atau melebihi sasaran, maka bisa dikatakan bisnis franchise Anda tergolong sukses dan sudah sangat siap untuk dikembangkan lebih luas lagi.

2. Hindari persaingan internal

Yang dimaksudkan dengan persaingan internal adalah kompetisi antar gerai-gerai franchise yang Anda miliki. Tak bisa kita pungkiri bila sekarang ini tidak hanya persaingan dari kompetitor luar saja yang diwaspadai para franchisee (mitra), namun mereka juga bersaing dengan pesaing internal (franchisee sejenis) yang membuka gerai di sekitar areanya. Untuk itu, setiap melakukan penambahan gerai, usahakan untuk selalu menyasar target pasar baru, sehingga tidak terjadi pencaplokan pasar antar franchise.

3. Jaga keseimbangan antara support dan ekspansi

Sebagai seorang franchisor, tentunya Anda dituntut untuk selalu adil dan seimbang dalam menjalankan operasional manajemen. Contohnya saja dengan menyeimbangkan antara support bagi gerai-gerai yang sudah ada, tanpa lupa menyiapkan strategi ekspansi untuk membuka gerai-gerai baru. Meskipun begitu, sayangnya sampai hari ini masih banyak franchisor yang terlalu fokus memikirkan ekspansi gerai, sehingga para franchisee yang terdahulu tidak ditanggapi secara optimal dan kinerja gerainya mengalami penurunan hingga akhirnya gulung tikar.

4. Mempertahankan positioning produk

Selain memperkuat manajerial, penting bagi Anda untuk mempertahankan positioning produk franchise yang Anda tawarkan. Setiap produk tentunya memiliki siklus hidup masing-masing, sehingga Anda harus mengetahui produk apa saja yang memiliki waktu hidup cukup lama dan produk mana saja yang siklus hidupnya telah habis. Karena itu, evaluasi produk secara berkala agar produk yang Anda tawarkan diminati para konsumen.


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar