Tak Lulus SD, Sulaiman Sukses Berbisnis Telur Asin Aneka Rasa

  • Tak Lulus SD, Sulaiman Sukses Berbisnis Telur Asin Aneka Rasa

Berangkat dari keluarga miskin buruh tani tak menyurutkan niat Sulaiman warga Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidarjo, Jawa Timur untuk berkreasi. Dengan mengandalkan 150 bebek yang dipelihara sendiri dengan cara angon atau berkelana, Sulaiman berhasil menelurkan resep memproduksi telur asin aneka rasa di bawah bendera UD Adon Jaya bentukannya. Yakni rasa ikan, rasa udang dan rasa kepiting, kendati dirinya juga tetap memproduksi telur asin rasa gurih orisinal.

Ayah dua anak ini mengatakan, untuk membuat telur asin aneka rasa, resep utamanya terletak pada pakan bebek dan cara pengolahan telurnya. Untuk mendapatkan telur rasa udang, rasa ikan dan rasa kepiting, Sulaiman memberikan pakan berupa kepala udang dan ikan kecil-kecil kepada bebek peliharaanya.

“Pemberian pakan dengan komposisi tepat dapat menghasilkan kelezatan rasa yang pas di lidah,” tutur pria yang tidak lulus Sekolah Dasar itu.

Sulaiman mengaku, untuk mendapatkan formulasi pakan bebeknya tersebut butuh waktu yang tidak sebentar, mengetahui karateristik bebek merupakan salah satu kuncinya.

Sukses dengan formulasi pakan bebek tak lantas membuat kreativitasnya mandek. Untuk lebih memunculkan rasa, Sulaiman memperkaya dengan cara pengolahan yang tidak hanya dikukus, tetapi juga dioven, digoreng dan diasap.

“Ide pengolahannya itu terinspirasi setelah melihat proses bandeng asap,” ujar Sulaiman seperti dilansir laman Jitunews.

Formulasi pakan dan teknik pengolahan tersebut lantas dikombinasikan oleh Sulaiman dengan takaran yang terukur hingga akhirnya tercipta telur asin aneka rasa. Untuk menjaga ke orisinilan produk, Sulaiman tidak menjual telur asinnya ke toko lain.

Untuk menyantap telur asin aneka rasa, pembeli bisa datang langsung ke rumah sekaligus tempat produksi.

“Demi menjaga keaslian produk saya tidak menitip jualkan ke tempat lain. Telur asin buatan saya tidak bisa disamakan dengan telur asin lain meski menyajikan rasa serupa, sebab saya selalu memperhatikan betul proses produksi, mulai dari pemeliharaan bebek hingga perlakuan terhadap telur saat pengolahan,” pungkas Sulaiman.


Sumber : ayopreneur.com


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar