Sempat Bangkrut, Wanita Cantik Ini Kantongi Rp 50 Juta/Bulan dari Pempek Kentang

  • Sempat Bangkrut, Wanita Cantik Ini Kantongi Rp 50 Juta/Bulan dari Pempek Kentang

ari hobi bisa menjadi bisnis menggiurkan, hal ini yang dialami wanita cantik asal Palembang, Sumatera Selatan, Indah Pratiwi. Indah sukses membuat pempek yang menjadi makanan khas asal Palembang, dari campuran kentang.

Indah mengakui melakukan hal yang tidak biasa pada proses pembuatan pempek. Biasanya pempek dibuat dari campuran tepung tapioka dan ikan. Namun Indah menyelipkan kentang, lalu diaduk menjadi adonan pempek.

"Saya hobi masak dan suka masak kentang. Lalu tiba-tiba bereksperimen membuat kentang menjadi bahan makanan pempek," kata wanita kelahiran Februari 1991 ini.

Indah yang memulai usaha saat masih menjadi mahasiswi di Politeknik Negeri Sriwijaya ini, memberanikan diri menjual pempek kentang. Apalagi saat itu di 2010, Indah mendapatkan dana hibah dari sebuah program wirausaha Rp 3 juta. Sayangnya usaha yang dirintis Indah justru bangkrut.

"Semuanya hancur dan bangkrut, karena orang berpikiran mainstreampempek dicampur kentang dan tepung tapioka keras dan nggak enak," imbuhnya.

Padahal, Indah yakin pempek kentang buatannya enak dan tidak keras. Menurutnya, secara alamiah kentang sangat baik bagi tubuh manusia, karena mempunyai nilai gizi baik, lemak rendah, dan menjaga kadar gula dalam darah.

Bangkrut tak membuat Indah pesimistis dan tutup usaha. Justru hal ini menjadi penyemangat dirinya mempromosikan produk buatannya lebih serius.

"Butuh kerja keras untuk promosi dan menjelaskan kepada masyarakat. Alhamdulillah, akhirnya produk saya mulai diterima masyarakat tahun 2011. Jadi butuh proses setahun," kisah Indah dengan nada serius.

Hasil dari kerja kerasnya secara bertahap membuahkan hasil. Produk yang diberi nama pempek kentang Indah, mulai masuk hotel hingga perusahaan katering. Bahkan Indah telah memiliki 2 outlet khusus penjualan pempek kentang Indah di Kota Palembang, dan saat ini memiliki omzet Rp 50 juta per bulan.

"Outlet sendiri ada 2, di Ampera Convention Center dan Jalan Mayor Santoso No. 976," tuturnya dengan malu-malu.

Indah yakin, ke depan produknya akan diterima baik oleh masyarakat. Apalagi, saat ini Indah telah menghasilkan 7 varian pempek kentang, yaitu pempek adaan, pempek isi telur, pempek kapal selam, pempek lenjer, pempek kriting, pempek kulit, dan pempek tabok

Indah yang sukses menyabet juara II WMM Kategori Boga dari Bank Mandiri ini, berkeinginan kuat menjual produk pempek kentang ke seluruh Indonesia. Ia juga berniat, usahanya ini dibuat dengan model bisnis kemitraan atau franchise. Saat ini Indah masih aktif terdaftar sebagai mahasiswi S2 di Universitas Sriwijaya, Palembang.

"Saya ingin membuat 1.000 cabang pempek kentang di seluruh Indonesia. Oleh karena itu saya mau franchise, bentuknya toko outlet untuk oleh-oleh khas Palembang. Nanti saya punya impian outletnya ada di kota besar, di mal atau di bandara," tandas Indah sambil tersenyum.




Sumber : finance.detik.com


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar