Langkah Mudah Memulai Bisnis Rumahan

  • Langkah Mudah Memulai Bisnis Rumahan

Kesuksesan tidak akan datang tanpa sebuah usaha, begitupun sebuah bisnis tidak akan berjalan jika hanya sebatas rencana.

Perlu Anda ketahui, untuk memulai sebuah bisnis, dapat kita mulai dengan memanfaatkan tempat tinggal Anda sendiri, jadi kenapa kenapa harus menunggu dan dipusingkan soal tempat usaha?

Apapun jenis usahanya, hasilnya pasti lumayan untuk menambah pundi-pundi rupiah Anda. Dan sebagai panduan, simak saran-saran dari para ahli berikut ini.

1. Kenali pangsa pasar Anda
Langkah paling penting untuk memulai usaha rumahan adalah menentukan jenis usahanya dengan melakukan riset yang cukup jeli disekitar kawasan rumah Anda.

“Kuncinya, ketahui apa yang menjadi kebutuhan lingkungan disekitar Anda,” ujar Mike Rini Sutikno, Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE).

Misalnya rumah Anda dekat sekolah atau kampus maka bisa mencoba usaha warnet, jika di sekitar rumah Anda banyak tersebar tempat kos bisa coba buka laundry atau rumah makan.

2. Persiapkan tempatnya
Jika Anda sudah berhasil menemukan jenis usahanya, langkah selanjutnya adalah menyiapkan tempatnya.

Eko Endarto, RFA., Financial Planner dari Finansia Consulting, menyarankan, “Sebaiknya yang tidak membutuhkan tempat terlalu besar sehingga tidak terlalu merepotkan dan tidak menganggu lingkungan sekitar.”

Anda bisa memanfaatkan garasi atau halaman rumah dengan mendekor ulang sesuai keperluan usahanya. Misalnya dengan menempatkan etalase, meja, atau perlengkapan lainnya yang sesuai dengan jenis usahanya.

3. Dapatkan pemasok
Apapun jenis usaha yang jadi pilihan Anda pastikan bahwa Anda bisa mendapatkan pemasok atau supplier yang bisa memasok kebutuhan usaha Anda.

“Ini bukan masalah sepele karena akan berpengaruh terhadap kelangsungan usaha Anda,” ujar Mike.

Jika produk Anda berupa barang Anda bisa melakukan survei ke produsen atau penyalurnya dengan mempertimbangkan harga dan ketersediaan kelancaran produksinya.

Atau jika produknya jasa seperti tiket, voucher pulsa, Anda bisa memastikan kepada vendornya. “Dan pastikan Anda membuat kesepakatan (tertulis) dengan mereka,” tambah Mike.

4. Strategi operasional
Setiap usaha tentu harus ada yang mengelola untuk operasionalnya dan ini tentu saja butuh biaya. “Untuk meminimalkan segala pengeluaran dari usaha yang sedang Anda rintis, sebaiknya maksimalkan saja segala sumber daya yang ada,“ saran Mike.

Anda bisa memberdayakan anggota keluarga atau bisa juga asisten rumahtangga di rumah – tentunya dengan pemberian insentif sehingga tidak dianggapnya sebagai beban kerja tambahan.

5. Lakukan promosi
Usaha yang baru tentu saja tidak banyak orang yang tahu. Anda perlu berpromosi untuk memperkenalkannya. Caranya bisa dengan mendatangi rumah-rumah tetangga atau menyebarkan flyer di sekitar lingkungan tempat usaha.

“Anda juga bisa memanfaatkan situs jejaring sosial di dunia maya,” saran Mike. Dan jangan lupa untuk mendeskripsikan kualitas produk dari usaha yang Anda jalani, alamat jelas, dan kalau memungkinkan diperkuat dengan foto-foto atau tampilan yang menarik.

6. Kembangkan usahanya
Kunci sukses orang-orang besar adalah tidak pernah puas dengan keberhasilan yang diraihnya. Jadi jika usaha Anda sudah mulai berjalan dan kelihatan mulai menunjukkan hasil jangan berhenti sampai disitu.

“Lakukan diversifikasi usaha untuk memaksimalkan keuntungan Anda dengan manfaatkan pelanggan atau tempat usaha yang sudah mulai dikenal orang,” ujar Eko.

Jika jenis usahanya warnet Anda bisa memanfaatkannya juga dengan menyediakan jasa pengetikan, bahkan dengan aneka minuman dan makanan ringan. Atau Anda juga bisa menggabungkannya seperti café dengan laundry dan lain sebagainya.

7. Berikan layanan prima
Pembeli adalah raja. Itulah motto yang harus Anda ingat dan terapkan dalam menjalankan usaha. “Sebisa mungkin buat pelanggan Anda merasa nyaman dengan layanan yang ramah dan murah senyum,” ujar Mike.



Sumber : ayopreneur.com


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar