Kisah Sukses Pengusaha Muda Kepri Usaha Kuliner Setelah Gagal Berulangkali

  • Kisah Sukses Pengusaha Muda Kepri Usaha Kuliner Setelah Gagal Berulangkali

Rudy, pria yang lahir 27 tahun silam ini memiliki banyak pengalaman untuk sukses pada saat sekarang. Pria yang lahir di Pulau Laboh, Kepulauan Riau ini memiliki semangat yang luar biasa kendati beberapa kali harus gagal dalam berusaha.

Rudi merupakan anak ke 4 dari 5 bersaudara. Pada usia 8 tahun, ia beserta orangtua pindah ke Kota Tanjungpinang. Setelah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) ia pun melanjutkan studi di Batam.

"Saya kuliah D3 di Universitas Internasional Batam, jurusan Hotel Manajemen," ujar Rudi.

Pada saat kuliah di Batam, Rudi sempat berkerja sebagai tenaga freelance tahun 2008 di salah satu hotel berbintang selama dua tahun, yaitu Swiss-Belhotel bagian Food and Beverage.

Setelah itu, ia juga sempat menggeluti bisnis Tour and Travel. Namun tidak berlangsung lama. "Selain pernah bekerja sambilan di hotel berbintang tersebut, saya juga pernah terjun ke dunia travel," kata pria berkulit putih ini.

Kemudian, dengan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dan pengalaman bekerja di hotel. Ia pun mencoba usaha kuliner kecil-kecilan tahun 2010. Namun usaha tersebut juga tidak berlangsung lama. "Saya pernah mencoba untuk berjualan cemilan sate crispy. Namun, usaha tersebut tutup karena sepi, saya menyadari bahwa untuk dapat membuat suatu usaha tidak semudah yang dibayangkan," sambung Rudi.

Meskipun pernah merasakan kegagalan, Rudi pun tak lantas langsung menyerah, setelah itu ia pun mencoba membuka usaha kuliner "Ayam Galau" pada 2011. Usahanya sempat bertahan hingga tahun 2013, setelah itu harus gulung tikar karena tidak didukung dengan manajemen yang baik.

"Setelah usaha ayam galau tutup saya sempat vakum selama tiga tahun dan kembali di travel," ucapnya.

Dengan semangat dan keinginan membuka usaha kuliner, pada awal tahun 2016 Rudi kembali membuka usaha "Ayam Galau" dengan join bersama dua rekannya, Corry dan Tika dengan konsep cafe dengan nama Tam-tam yang terletak di daerah Komplek pertokoan Green Land, Blok J Nomor 3 Batam Centre, Batam.

"Awal 2016 saya buka lagi usaha Ayam Galau, tapi kali ini join dengan dua teman," kata pria murah senyum ini.

Di Tam-tam, banyak menu makanan yang ditawarkan Rudi, sebagai seorang koki ia pun meracik berbagai menu makanan. Selain "Ayam Galau", Rumah Makan Tam-tam juga tersedia menu makanan yang lain, seperti spaghetti, nasi goreng Tam-tam, chicken crispy, es krim Tam-tam, es koko banana dan banyak lagi yang lainnya.

Usaha rumah makan Tam-tam yang dibangun Rudi bersama dua rekannya terbilang sukses. Pada siang hingga malam hari tidak sedikit pelanggannya yang datang.

Tidak puas sampai disitu, Rudi kemudian melanjutkan membuka usaha kuliner menu makanan asal Mexico yakni Burrito. Ia membuka usaha ini di Mega Legenda, Batam Centre, Batam dengan nama Om Burritos.

"Dan akhirnya saya kembali membuka usaha yang baru, yaitu Om Burritos. Semoga usaha saya yang ketiga ini dapat berkembang dengan pesat dengan saya belajar dari pengalaman sebelumnya dan sharing pengalaman dengan para senior di bidang kuliner," ujar Rudi.




Sumber : http://batamnews.co.id


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar