BISNIS ANGKRINGAN SEMAKIN HANGAT

  • BISNIS ANGKRINGAN SEMAKIN HANGAT

Bisnis angkringan yang menyajikan nasi kucing sebagai menu andalan sekarang ini masih banyak dilirik oleh sebagian besar orang ditengah menjamurnya restoran dan kafe-kafe yang menyajikan menu khas dari luar negeri. Sartono (43) adalah salah satu orang yang tertarik menekuni bisnis angkringan. Ia tertarik menekuni bisnis makanan ini karena melihat menu-menu angkringan yang beraneka ragam, dengan rasa yang enak dan harga murah.

Dari situlah Ia mulai berfikir bahwa peluang bisnis angkringan sangatlah menjanjikan terutama di kota besar seperti Jakarta yang biasanya orang kesulitan mencari tempat makan yang menyediakan makanan rumahan dengan harga terjangkau. Terinspirasi dari dirinya sendiri, akhirnya Ia menangkap peluang bisnis angkringan (resto malam) yang belum ada kompetitornya.

Pada tahun 2005 akhirnya Ia memutuskan untuk membuka resto malam yang menyediakan semua menu angkringan pada umumnya. Menu tersebut diantaranya seperti nasi bungkus atau yang biasa dikenal sebagai nasi kucing dengan harga Rp 2.500,00 per bungkus dengan sambal atau oseng tempe didalamnya, aneka macam gorengan dan lauk pauk dengan harga Rp 1.500,000-Rp 5.000,00 serta wedang jahe.

Semakin hari usahanya pun kian berkembang pesat, dengan modal usaha sebesar Rp 100.000.000,00 kini omset per bulannya sudah mampu mencapai Rp 180.000.000,00 dan Ia juga telah memiliki 10 outlet yang tersebar di Jabodetabek. Dalam menjalankan bisnisnya tersebut Ia dibantu oleh 20 orang karyawan untuk kapasitas produksi 10 outlet. Jangkauan pemasarannya pun semakin luas setelah Ia mencoba melakukan promosi melalui berbagai media seperti sosial media online, tabloid, Koran dan sebagainya. Hasilnya pun sangat positif.

Harapannya kini dari bisnis angkringan ki asem tersebut adalah bisa memiliki outlet lebih banyak lagi. Bagi yang tertarik dengan bisnis angkringan yang serupa, Angkringan Ki Asem tersebut membuka tawaran franchise dengan fee Rp 30 juta rupiah. Ia mengungkapkan, “ sebenarnya banyak orang yang tertarik untuk menjadi mitra bisnis angkringan ki asem ini, namun biasanya terkendala dengan kesiapan para calon mitra terkait dengan lokasi atau tempat usaha. Padahal kita ketahui bersama bahwa lokasi yang strategis merupakan salah satu hal yang sangat menentukan laku atau tidaknya dagangan”.

Saai ini bisnis angkringan yang dijalankannya mudah bisa menguasai market Bekasi dan sebagian besar kota Jakarta, Hal itu merupakan sebuah kemenangan terbesar bagi dirinya dalam menjalankan bisnis makanan tersebut. Dan yang terpenting adalah selalu Kreatif, Inovatif, Kontinyu dan Kontrol dalam menjalankan sebuah bisnis apapun.


Sumber : bisnisukm.com


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar