Bingung Mau Usaha Apa? Pelajari 8 Tips Memulai Usaha Baru

  • Bingung Mau Usaha Apa? Pelajari 8 Tips Memulai Usaha Baru

Memulai usaha bisa dibilang sebagai salah satu langkah yang paling tepat untuk mendatangkan lebih banyak uang ke kantong Anda. Seperti yang kita tahu bahwa penghasilan rata-rata seorang pengusaha bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta per bulan.

Itulah alasan utama mengapa sebaiknya Anda memulai usaha dan menjadi wirausaha dari sekaang. Namun yang jadi masalah adalah seringkali kita dibuat bingung dengan pertanyaan-pertanyaan klasik, seperti "mau usaha apa", "bagaimana cara mempromosikannya", apakah usaha tersebut bisa sukses" dan ribuan pertanyaan lain.

Pertanyaan seperti itu wajar saja jika terlintas dibenak Anda, khususnya bagi yang baru pertama memulai usaha.

Itu kabar buruknya dan kabar baiknya adalah Anda tidak perlu khawatir dengan permasalahan diatas, karena di artikel ini akan saya kupas bagaimana tips untuk memulai usaha baru agar bisa sukses, sekaligus menjawab pertanyaan dari Anda yang mungkin masih bingung mau usaha apa.

1. Ide


Tidak bisa dipungkiri bahwa ide itu mahal harganya, karena tanpa adanya ide bisnis, maka nyaris tak mungkin bagi Anda untuk bisa memulai usaha baru. Jadi langkah awal adalah menemukan ide bisnis yang tepat.

Ide bisnis bisa kita temukan dari apa yang ada di sekitar kita, lihat saja di sekeliling Anda, apa yang masyarakat butuhkan, cari permasalahannya, lalu berikan solusinya.

Cara lain menemukan ide bisnis adalah dengan cara melihat hobi Anda, misalnya bagi ibu rumah tangga yang hobi masak, dari hobi tersebut bisa digunakan sebagai bekal untuk memulai Usaha Kuliner.

2. Relasi


Relasi atau networking memiliki peran penting dalam usaha yang nantinya akan Anda jalankan, baik dari segi modal (pendanaan) maupun dari strategi (pemasaran).

Relasi juga bisa disebut sebagai investor dan sekaligus sebagai partner atau rekan kerja yang siap untuk membantu Anda dengan menyumbangkan ide-idenya briliannya.

Jadi, semakin besar relasi yang Anda miliki maka semakin besar pula peluang usaha tersebut untuk mencapai kesuksesan, karena akan ada banyak pihak yang terlibat disana.

3. Survei


Melakukan survei untuk mencari target market juga tak kalah pentingnya dari mencari ide usaha, karena pada proses survei inilah nantinya kita akan mendapatkan berbagai macam data, mulai dari :

  • Tingkat Persaingan
  • Target Penjualan
  • Lokasi Penjualan

Intinya survei atau pengamatan akan membantu Anda dalam mendapatkan informasi penting dalam hal perencanaan usaha yang nantinya akan dijalankan.

4. Pegawai


Diawal memulai usaha mungkin Anda masih bisa menghandle semua pekerjaan secara mandiri atau hanya dengan melibatkan anggota keluarga, namun seiring bertambah besarnya usaha yang dijalankan, maka mau tak mau Anda harus menambah pegawai.

Mempekerjakan seseorang memang bukan persoalan mudah, ada berbagai hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih calon pegawai, misalnya bisa dilihat dari segi karakter, kreadibilitas dan komitmen.

Intinya pekerja yang baik adalah mereka yang benar-benar memiliki jiwa loyal untuk bekerja kepada perusahaan atau dalam hal ini adalah loyal bekerja pada usaha yang Anda jalankan.

5. Pembukuan


Pembukuan mengenai catatan keuangan sangatlah penting dilakukan, karena pengusaha haruslah pandai dalam mengatur keluar masuknya uang, tanpa adanya pembukuan, maka akan sulit bagi Anda untuk mengatur hal tersebut.

Yang terpenting dalam hal pembukuan adalah untuk memisahkan uang untuk keperluan pribadi dan uang yang digunakan untuk keperluan usaha.

Jadi, jangan sampai keduanya tercampur, karena pada beberapa kasus, hal tersebutlah yang menjadi penyebab seorang pengusaha gagal dalam mempertahankan usahanya.

6. Antisipasi


Dalam berbisnis, kegagalan adalah hal yang wajar dan bahkan sudah lumrah terjadi, untuk itulah banyak pengusaha sukses yang sudah mempersiapkan atau mengantisipasi jika sewaktu-waktu usahanya mengalami kegagalan.

Ada berbagai macam cara untuk mengantisipasi kegagalan, salah satunya adalah yang sudah saya sebutkan pada poin 5 yaitu dengan membuat pembukuan, dimana aturannya adalah membuat sistem yang tegas dan jelas.

Penentuan target pencapaian juga akan membantu usaha yang dijalankan bisa agar bisa selalu berada pada jalan yang diinginkan.

7. Pemasaran


Satu hal yang tak boleh dilewatkan dalam menjalankan usaha adalah memikirkan strategi pemasaran, dimana secara garis besar, pemasaran bisa dibedakan menjadi dua yaitu promosi online dan promosi offline.

Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, sebut saja promosi online yang relatif membutuhkan biaya yang rendah sementara promosi offline sangat baik dalam hal pendekatan karena terkesan lebih personal.

Tentu saja akan jauh lebih maksimal jika Anda memanfaatkan keduanya, melakukan promosi secara online melalui media sosial Facebook, Blog, Online Shop maupun melalui promosi offline dengan media cetak maupun media televisi.

8. Mulai


7 perencanaan dalam memulai usaha diatas tidak akan bisa berjalan tanpa dimulai dengan sebuah aksi. Jadi jika semua persiapan dirasa sudah sesuai, maka segeralah untuk melakukan aksi memulai usaha.

Berhenti bertanya pada diri Anda sendiri tentang 'kapan waktu yang tepat untuk memulai usaha' karena faktanya adalah semakin Anda memikirkan kapan waktu yang tepat maka akan semakin pusing Anda dibuatnya, karena pada dasarnya 'tidak ada waktu yang buruk untuk memulai sebuah usaha'.

Sumber : seoterpadu.com


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar