5 Strategi bikin bisnis sampingan sukses

  • 5 Strategi bikin bisnis sampingan sukses

Setiap orang memiliki mimpi untuk memulai bisnis. Namun, modal jadi kendala utama dalam membangun bisnis. Untuk itu, banyak orang yang memilih bekerja terlebih dahulu sambil mengumpulkan modal dalam membangun bisnis.

Akan tetapi, banyak orang yang tak rela untuk meninggalkan karirnya begitu saja. Mereka lebih memilih untuk membangun bisnis sampingan sambil bekerja formal. Selain itu, bisnis sampingan bisa dikerjakan di saat waktu senggang.

Bisnis kecil-kecilan seperti laundry atau kuliner sekalipun masih bisa dipantau sambil bekerja. Sayangnya, problem seseorang berbisnis sampingan biasanya tak bertahan lama. Hal ini bisa jadi karena mereka tidak betah dengan bisnis yang masih kecil sehingga setengah hati menjalaninya.

Ada juga yang tergoda dengan ajakan orang lain untuk ikut berbisnis lainnya. Padahal, keberhasilan dari berbisnis itu beberapa terdapat dari keuletan, konsisten, dan selalu semangat mengerjakannya. Untuk itu, ini lima cara yang bikin usaha sampingan sukses.

1. Sisihkan waktu pantau bisnis sampingan

Bagi waktu antara pekerjaan utama dengan bisnis sampingan. Buat urusin jilbab, cari bahan sama penjahitnya pas waktu libur kerja.

Karena saat ini sudah punya dua pekerjaan, maka harus pandai mengatur waktunya. Jangan sampai salah satu atau keduanya malah jadi terbengkalai. Misalnya, saat Senin sampai Jumat diprioritaskan untuk mengerjakan pekerjaan utama, sedangkan saat Sabtu dan Minggu khusus untuk bisnis sampingan.

Atau bisa juga menyempatkan waktu disela-sela kesibukan saat hari kerja untuk bisnis sampingan. Yang penting, pekerjaan utama terselesaikan dengan baik.

2. Harus serius kerjakan bisnis sampingan

Agar bisnis sampingan berhasil, diperlukan untuk melakukannya dengan penuh keuletan dan semangat. Jika di awal menggebu-gebu untuk mulai mengerjakannya, jangan sampai di pertengahan kinerja berbisnis menurun.

Untuk itu, jalani dengan keseriusan dan selalu kembali bersemangat. Ingat awal mula mengapa ingin berbisnis ini ketika tak lagi seperti niat yang dulu. Hal ini dilakukan tidak lain supaya kinerja berbisnis membaik seperti sedia kala.

3. Punya target dalam 6 bulan

Enam bulan ke depan pokoknya sudah gabung ke wedding organizer. Satu tahun ke depan udah merambah buat dokumentasikan kegiatan perusahaan-perusahaan atau bisnis sampingan.

Para pebisnis harus punya rencana akan berjalan seperti apa. Jangan menyiapkannya dari awal hanya dalam lingkup kecil saja. Agar bisnis sampingan ini berhasil, bahkan bisa menjadi pegangan di masa depan, perlu perincian rencana yang matang. Di awal bolehlah tidak ada rencana untuk jangka waktu yang lama, tapi paling tidak enam hingga satu tahun ke depan sudah dibuat.

4. Gabung komunitas bisnis

Ikut komunitas yang sesuai dengan bisnis sampingan. Di sana, bisa sekalian promosikan bisnis sampingan. Hal satu ini jangan sampai dilupakan.

Meskipun hanya ikut bergabung dengan suatu komunitas, tapi itu bisa sangat bermanfaat. Para pebisnis tidak hanya mendapat promosi dari mulut ke mulut secara gratis saja, tapi ajakan kerja sama dengan yang lain juga bisa. Bahkan, informasi baru pun dapat diketahui melalui mereka.

Jadi, jangan sungkan untuk membaur dengan komunitas-komunitas yang menunjang kelancaran bisnis sampingan.

5. Tak tergiur bisnis lain

"Kamu gak mau coba usaha kayak aku? Lumayan nerima order-nya,"

"Tidak deh, mau fokus sama bisnis aku dulu. Nanti kalau sudah jadi gede, mungkin aku baru mau coba,"

Godaan seperti ini biasanya datang saat bisnis yang dijalankan sudah mulai menanjak. Sebenarnya sah-sah saja kalau mau mencoba bisnis lain, tapi harus yakin dan tahu porsi mengatur dan membagi perhatian nanti.

Jangan sampai salah satu atau kedua bisnis sampingan malah mengecewakan. Tentunya, pebisnis pun akan rugi. Untuk itu, ada baiknya dipikirkan kembali ajakan tersebut. Kalau bisnis sampingan belum berjalan dengan maksimal, lebih baik tunda dulu. Kalian harus fokus dulu dan maksimal menjalaninya, tapi jika memang merasa bisnis sampingan ini sudah tidak bisa diteruskan lagi, baru boleh beralih pada bisnis lain.



Sumber : merdeka.com


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar