3 Prinsip melakukan Inovasi Bisnis

  • 3 Prinsip melakukan Inovasi Bisnis

Inovasi dalam bisnis memang penting untuk dilakukan. Baik yang baru memulai maupun yang telah memulai. 

Bagi yang baru memulai tentu untuk bisa masuk ke dalam persaingan dan merebut perhatian konsumen perlu inovasi bisnis. 

Sementara bagi yang telah memulai pun untuk mempertahankan eksistensi dan terus berkembang perlu inovasi bisnis. Karena perusahaan besar pun, tanpa inovasi bisa kolaps. Sebagai contoh, dulu sebelum ada facebook, orang memakai friendster. Namun kini friendster sudah ditutup. Contoh lain adalah perusahaan handphone sebesar Nokia yang sempat sekian lama menjadi market leader dalam industri Handphone yang kini kalah bersaing dengan produk lainnya karena kalah dalam berinovasi.

Lalu apa saja 3 prinsip dalam melakukan inovasi bisnis. Berikut 3 prinsip tersebut:

1. Be the First

Pada dasarnya, orang cenderung sangat tertarik pada suatu hal yang baru. Apa lagi jika suatu hal yang baru tersebut memiliki banyak manfaat.

Sebagai contoh, ketika musim mudik tahun 2015 dibuka untuk pertama kalinya jalan tol Cipali yang merupakan jalan tol terpanjang di Indonesia. Orang pun berduyun-duyun ingin menggunakan tol tersebut. Yang mengakibatkan kemacetan di pintu tol. Sementara di jalur Pantura yang biasanya macet parah menjadi lebih sepi.

Contoh lain adalah ketika Iphone pertama kali diluncurkan yang merupakan smartphone pertama yang menggunakan full layar sentuh. Saat itu pun orang mengantri untuk membeli Iphone, walaupun harganya tidak murah.

Untuk menjadi atau membuat suatu produk sesuai prinsip be the first ini sebenarnya tidak semua hal harus menjadi yang pertama kali. Karena pada dasarnya setiap produk pun di dunia ini tidaklah seratus persen merupakan suatu yang pertama kali.

Sebagai contoh iPhone boleh menjadi smartphone pertama yang menggunakan full layar sentuh. Akan tetapi tentunya iPhone bukanlah Handphone pertama, dan yang pasti juga mengadopsi teknologi produk yang sebelumnya sudah ada lalu dikembangkan. Begitu juga dengan semua produk yang ada saat ini.

2. Be Difference

Dengan membuat sesuatu yang berbeda maka produk yang kita tawarkan bisa menjadi perhatian konsumen. 

Bagi yang sudah memulai dan sudah berjalan lama pun seringkali perlu untuk berinovasi yang terkait dengan perbedaan ini. Misalnya membuat produk dengan varian berbeda, atau kemasan yang berbeda dari sebelumnya, dan lain sebagainya.

3. Be The Best

Pada dasarnya setiap konsumen jika harus memilih pasti akan memilih produk yang terbaik. 

Mungkin Anda berkata, "Belum tentu, banyak juga yang lebih memilih yang paling murah?"

Nah, yang paling murah itu berarti terbaik secara harga. 

Terbaik yang dimaksud disini bisa secara kualitas, terbaik secara harga, terbaik secara penampilan, dan lain sebagainya. Karena konsumen pasti akan memilih produk yang terbaik berdasarkan kriteria yang menjadi prioritas mereka. 

Kita sebagai penyedia harus berinovasi memberikan produk terbaik. Kita tinggal pilih, mana yang menjadi prioritas, apakah harga, kualitas, tampilan, atau apa. Syukur-syukur bisa semuanya.






Sumber : banguninspirasi.com


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar